Senin, 10 September 2012
'The Beatles' Radio
Hippies: 'The Beatles' Radio: Press the play button for 'The Beatles' radio station. Add 'The Beatles' to your website.
Kamis, 21 Juni 2012
Tugas Lab Internet Dasar.
Tugas Lab Internet Dasar.
A. Cara Membuat Dropdown Menu
Dropdown Menu adalah menu yang jika kita mengarahkan kursor ke menu tersebut maka akan muncul menu lainya yang memanjang kebawah.Menu Dropdown Menu ini berguna untuk membuat menu tanpa harus memakan banyak tempat.misalnya saja untuk menu-menu postingan kamu,atau bisa juga sebagai menu utama blog. dan yang jelas Dropdown Menu ini tidak akan memakan tempat yang banyak.untuk membuatnya silakan ikuti tutorial Cara Membuat Dropdown Menu berikut ini.
1.Login Ke Blogger dengan ID kamu.
2.Klik Tata Letak.
3.Klik tab Elemen Halaman.
4.Klik Tambah Gadget.
5.Kemudian Pilih HTML/Javascript.
6.Lalu masukan Script Berikut ini.
<select onchange="document.location.href=this.options[this.selectedIndex].value;"><option value="0" selected="selected">MENU</option><option value="http://klinik-it.blogspot.com/2010/02/cara-download-video-youtube.html">Cara Download Video Youtube </option><option value="http://klinik-it.blogspot.com/2010/01/cara-nge-hack-facebook.html"> Cara nge-hack Facebook </option><option value="http://klinik-it.blogspot.com/2010/02/cara-konversi-file-online.html"> Cara Konversi File Online</option><option value="http://klinik-it.blogspot.com/2010/02/cara-buat-blog.html"> Cara Bikin Blog </option><option value="http://klinik-it.blogspot.com/2010/01/cara-nge-hack-facebook.html"> Cara nge-hack Facebook </option></select>
Keterangan : Silakan Ubah Link yang berwarna biru dengan link-link Blog kamu. Dan ganti Teks yang berwarna merah dengan Teks yang kamu inginkan.
7.Dari Script di atas maka hasilnya adalah sebagai berikut.
8.Jika kamu ingin menambahkan menu-menu yang lainya,kamu tinggal menambahkan Kode berikut ini di atas kode </select>.
<option value="URL link">Teks</option>.
Setelah jadi semua jangan lupa klik SIMPAN.
Sumber: http://klinik-it.blogspot.com/2010/02/cara-membuat-dropdown-menu.html
B. Hal-Hal Yang Telah
Di Pelajari
Banyak pelajaran yang saya dapatkan
dari Lab Internet Dasar mulai dari
Sejarah Internet,Pengertian Protokol,Pengertian Domain,Search Engine,Web
Broser,Portal,Clien dan Server.
C. Kesan dan
Pesan
Tutor dan Asisten: Mungkin
kerjasamanya untuk datang tepat waktu.
Lab Internet Dasar: Fasilitasnya
yang kurang memadai.
Rabu, 13 Juni 2012
Bangunlah Putra-Putri Pertiwi.
Bangunlah Putra-Putri Pertiwi
Sinar matamu tajam namun ragu
Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan
Kuat jarimu kalau mencengkeram
Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkeramanmu
Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu-malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh kharisma
Pulau pulau yang berpencar
Bersatu dalam kibarmu
Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh.....
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu
Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji
Tadi pagi esok hari atau lusa nanti
Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan
Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut
Yang hanya berisikan harapan
Yang hanya berisikan khayalan
Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan
Kuat jarimu kalau mencengkeram
Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkeramanmu
Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu-malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh kharisma
Pulau pulau yang berpencar
Bersatu dalam kibarmu
Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh.....
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu
Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji
Tadi pagi esok hari atau lusa nanti
Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan
Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut
Yang hanya berisikan harapan
Yang hanya berisikan khayalan
Bangunlah Putra-Putri Pertiwi adalah
lyric dari sebuah lagu Iwan Fals yang dimana menjadi tema dari tulisanku
tentang indonesiaku.Indonesiaku adalah surgaku yang telah diberikan Tuhan yang
Maha Esa kepada saudara-saudaraku yang terlahir di Indonesiaku.
Lambang
negara Indonesiaku adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesiaku
berbentuk burung Garuda
yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda), perisai
berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda,
dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda
tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang
ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak,
yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno,
dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang
Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11
Februari 1950.Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958.
Jenis kesenian di Indonesiaku
banyak dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan. Tari Jawa dan Bali
yang terkenal, misalnya, berisi aspek-aspek kebudayaan dan mitologi Hindu.
Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatra seperti tari Saman Meusukat dan Tari Seudati dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Seni pantun, gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaitu perhelatan, pentas seni, dan lain-lain.
Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinan batik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputi Yogyakarta, Solo, dan juga Pekalongan.
Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesiaku. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupa gamelan dan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya.
Seni musik di Indonesiaku, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dari Sabang hingga Merauke. Musik tradisional termasuk juga keroncong Jawa dikenali oleh hampir semua rakyat Indonesiaku, namun yang lebih berkuasa dalam paras lagu di Indonesiaku yaitu seni lagu modern kemudian Dangdut. Dangdut adalah salah satu musik Indonesiaku yang sudah merakyat di wilayah Nusantara, yang dipadu dari unsur musik Melayu, India, dan juga musik tradisional Indonesiaku. Dinamakan Dangdut karena suara musik yang terdengar adalah suara 'dang' dan 'dut' dan musik Dangdut lebih dikuasai oleh suara gendang dan suling. Lagu-lagu dangdut biasanya didendangkan oleh pedangdut dengan goyangannya yang seronok dan lemah gemulai yang disesuaikan dengan tempo lagunya. Ada berbagai macam corak musik Dangdut, antara lain Dangdut Melayu, Dangdut Modern (Dangdut masa kini yang alat musiknya telah ditambah dengan alat musik modern); dan Dangdut Pesisir (Lagu dangdut tradisional Jawa, Sunda, dll). Pada tahun 70-an, dangdut lebih dikenal sebagai aliran musik orkes Melayu, yang kemudian pada awal tahun 80-an ia lebih dikenal dengan sebutan Dangdut.
Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatra seperti tari Saman Meusukat dan Tari Seudati dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Seni pantun, gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaitu perhelatan, pentas seni, dan lain-lain.
Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinan batik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputi Yogyakarta, Solo, dan juga Pekalongan.
Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesiaku. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupa gamelan dan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya.
Seni musik di Indonesiaku, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dari Sabang hingga Merauke. Musik tradisional termasuk juga keroncong Jawa dikenali oleh hampir semua rakyat Indonesiaku, namun yang lebih berkuasa dalam paras lagu di Indonesiaku yaitu seni lagu modern kemudian Dangdut. Dangdut adalah salah satu musik Indonesiaku yang sudah merakyat di wilayah Nusantara, yang dipadu dari unsur musik Melayu, India, dan juga musik tradisional Indonesiaku. Dinamakan Dangdut karena suara musik yang terdengar adalah suara 'dang' dan 'dut' dan musik Dangdut lebih dikuasai oleh suara gendang dan suling. Lagu-lagu dangdut biasanya didendangkan oleh pedangdut dengan goyangannya yang seronok dan lemah gemulai yang disesuaikan dengan tempo lagunya. Ada berbagai macam corak musik Dangdut, antara lain Dangdut Melayu, Dangdut Modern (Dangdut masa kini yang alat musiknya telah ditambah dengan alat musik modern); dan Dangdut Pesisir (Lagu dangdut tradisional Jawa, Sunda, dll). Pada tahun 70-an, dangdut lebih dikenal sebagai aliran musik orkes Melayu, yang kemudian pada awal tahun 80-an ia lebih dikenal dengan sebutan Dangdut.
Indonesiaku terdiri dari berbagai suku bangsa, agama serta kepercayaan yang berbeda. Ada Batak, Karo, Minangkabau, Melayu di Sumatra dan sebagainya. Ada banyak agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha bahkan kini Kepercayaan Konghucu juga diakui. Namun sebagian besar masyarakat Indonesiaku lebih memilih Islam sebagai agamanya.
Senin, 14 Mei 2012
Still believe,,,
40
tahun “Stairway To Heaven” Led Zeppelin,Sebuah Misteri Rock
8 November 2011 kemaren lagu Stairway
To Heaven dari Led Zeppelin genap berusia 40 tahun.Banyak hal hal istimewa
yang bisa dicatat pada lagu yang ditulis oleh Jimmy Page dan Robert Plant
itu.Penafsiran terhadap karya Led Zeppelin yang kerap disebut epic ini
kian merajalela mulai dari saat lagu ini dirilis pertamakali pada 8 November
1971 pada album Led Zeppelin IV “Zoso” hingga saat sekarang ini.
Meskipun “Stairway To Heaven”
tidak pernah dirilis secara resmi sebagai single,tapi lagu ini kerap di putar
di radio-radio seantero jagad nyaris dalam 4 dasawarsa.Adapun piringan hitam
single “Stairway To Heaven” yang menjadi inceran para kolektor itu
sebetulnya hanya dicetak terbatas untuk kepentingan promosi di
radio-radio.Silakan lihat foto single Stairway To Heaven yang saya taruh
disini Stairway To Heaven memang tak pernah masuk dalam chart lagu tetapi
kumandangnya menggaung kemana-mana.
Namun pada 13 November 2007,single “Stairway
To Heaven” dirilis secara resmi dalam digital download legal.Dan akhirnya
lagu epic rock ini ,untuk pertamakali masuk dalam UK Singles chart.
Selain lagu dan musiknya yang
menawan,kebanyakan orang tertarik untuk mentakwilkan makna dan arti dari lirik
lagunya yang ditulis oleh Robert Plant.Pada era 70-an,kehebohan seringkali
mencuat ketika para jurnalis rock senantiasa bertanya pada Robert Plant tentang
apa makna yang sesungguhnya yang terkandung di dalam barisan lirik lagu “Stairway
To Heaven” itu.
Pada bagian awal lirik lagu “Stairway
To Heaven” seolah bertutur tentang seorang perempuan yang tengah
mengumpulkan sejumlah uang ,sebagai sebuah solusi atau pencapaian atas beban
hidupnya yang terasa berat dan hampir hampir tak berarti untuk masuk ke
surga.Robert Plant agaknya hanya mau memaparkan secara gambling takwil lagu itu
pada bahagian itu saja
Lagu “Stairway To Heaven” mulai
dirancang sebagai lagu tepat pada awal tahun 70-an,disaat itu Led Zeppelin
bermaksud untuk menulis sebuah lagu epic yang lebih dahsyat dibanding “Dazed
and Confused” yang saat itu kerap dimuntahkan dalam setiap konser panggung
Led Zeppelin.
Jimmy Page mengawali penggarapan
lagu itu di rumahnya dengan menggunakan fasilitas olah rekam 8 track.Pagey
melakukannnya dalam beberapa versi gitar yang berbeda.Di sekitar April
1970,Jimmy Page bertutur pada jurnalis rock bahwa Led Zeppelin tengah menggarap
sebuah epic baru berdurasi sekitar 15 menitan yang memiliki klimaks yang
terwakili oleh gebukan drum John Bonham yang belum pernah terdengar sebelumnya.
Lalu pada Oktober 1970,setelah
menuntaskan tur Led Zeppelin selama 18 bulan , pasangan composer Jimmy
Page dan Robert Plant mulai konsentrasi mengerjakan pembuatan lagu itu di
sebuah cottage di Welsh dengan nama Bron –yr-Aur .Di bulan Desember Led
Zeppelin mulai merekam lagu itu di Island Studios London.Mereka mulai merekam
intro lagu itu berulang-ulang untuk mencapai sebuah kesempurnaan.Led Zeppelin
memang ingin mencari sebuah titik kepuasan dalam merekam karya-karya rock
mereka.Ini terlihat dengan bergonta-ganti studio yang mereka pakai untuk
mencapai sebuah tingkat kepuasan maksimal.Led Zeppelin lalu pindah lagi ke
Headley Grange di Liphook Road ,Headley,Hampshire.Di daerah ini,dengan menyewa
studio mobile milik the Rolling Stones,Led Zeppelin merampungkan karya rock
terbesar sepanjang zaman itu.Headley Grange adalah adalah sebuah bangunan
artistik tanpa listrik namun memiliki akustik yang luar biasa.Led Zeppelin
memilih tempat ini karena ingin berkonsentrasi penuh terhadap sesi rekaman dan
tidak mau privacynya terganggu.Keadaaan disekitar sangat natural.Terlihat
berkeliaran domba di sekitar bangunan tersebut.
Lirik pun tercetus dari benak Robert
Plant yang seperti tersusupi ilham ketika tengah duduk bersama Jimmy Page di
depan tungku api Headley Grange .Page lalu memetik gitar.Sebuah chord pun
bergaung “Saat itu saya tengah memegang pensil dan kertas.Entah kenapa saya
lagi merasa tidak mood saat itu.Tapi tanpa saya sadari,jari jemari saya malah
menuliskan sederet lirik….. ‘There’s a lady who’s sure all that glitters is
gold/And she’s buying a stairway to heaven.’ I just sat there and looked at the
words and then I almost leapt out of my seat.”
Dalam pelbagai wawancara,Robert
Plant selalu mengasumsikan bahwa saat menulis lirik Stairway To Heaven
dia sama sekali tak bersemangat untuk menulis sebuah lirik lagu.”Tapi entah
kenapa ada sesuatu yang kemudian menggerakkan jari jemari saya untuk menuliskan
lirik dengan pensil itu” ungkap Robert Plant.
Nah dari pengakuan semacam inilah
mungkin yang kemudian menjadikannya sebagai bukti telak bahwa lagu “Stairway
To Heaven” itu justeru ditulis oleh iblis atau setan yang tengah merasuki
diri Robert Plant.Karena dalam berbagai kesempatan teori ini dicoba dibuktikan
kebenarannya dengan memutar terbalik (backward) piringan hitam “Stairway To
Heaven” dan terdengar sebuah pesan satanic pada lirik lagu “Stairway To
Heaven”.Termasuk mengaitkan keterkaitan Jimmy Page dengan aliran spiritual
Aleister Crowley.
Sensasi itu kemudian berjalan
seiring dengan popularitas Stairway to Heaven hingga menjadi sebuah lagu yang
terkenal dan berubah menjadi lagu legendaris yang tetap hijau.
Fakta lain pun bermunculan manakala
Jimmy Page kemudian rumah Aleister Crowley di Skotlandia,yang dikenal sebagai
gereja iblis dengan nama The Toolhouse.Dalam berbagai bukunya,Crowley
mengajarkan pengikutnya untuk mempelajari membaca dan berbicara terbalik
(backward).
Robert Plant sendiri mengaku untuk
penulisan lirik Stairway To Heaven ini, banyak dipengaruhi dari beberapa
buku yang dibacanya antara lain “Magic Arts In Celtic Britain” nya
Lewis Spence .
Pada Januari 1982,Paul Crouch dalam sebuah
acara TV mencoba menganalisa lagu Stairway To Heaven yang diduga keras
mengandung elemen satanic pada liriknya jika lagu Stairway To Heaven itu
diputar terbalik atau backward.Hal itu terdengar jelas terutama jika diputar
terbalik pada saat Robert Plant menyanyikan lirik yang dibawah ini :
“ If there’s a bustle in your
hedgerow, don’t be alarmed now…”)
Maka akan terdengar lirik yang
seperti ini :
Oh here’s to my sweet Satan.
The one whose little path would make me sad, whose power is Satan.
He will give those with him 666.
There was a little tool shed where he made us suffer, sad Satan
The one whose little path would make me sad, whose power is Satan.
He will give those with him 666.
There was a little tool shed where he made us suffer, sad Satan
Saya sendiri merasa penasaran,dan
kemudian mencoba melakukan hal seperti yang diuraikan Paul Crouch itu.Saya
tidak menggunakan piringan hitam tapi,pita kaset yang sengaja saya balik.Dan
apa yang terjadi ? Lirik satanic yang saya kutip diatas pun terdengar
nyata.Saya merinding.Wow luar biasa,pakah betul saat penulisan lirik lagu itu
Robert Plant disusupi pengaruh iblis ?
Lalu pada tanggal 9 bulan 9 tahun
99,saat saya masih menjadi penyiar radio M97FM Classic Rock Station,saya
mencoba melakukan backward lagi untuk lagu “Stairway To Heaven” ini.Saya
hanya ingin sharing kasus ini ke pendengar.Saya minta bantuan operator saat itu
untuk memasukkan lagu Stairway To Heaven yang bersumber dari kaset ke
komputer.Lalu komputer melakukan backward dengan memutar dari belakang,lalu
kembali terdengar suara Robert Plant dengan pesan pesan satanicnya tadi.Saat
itu banyak respon dari pendengar yang masuk perihal lagu Stairway To Heaven
itu.
Dan disaat merayakan ulang tahun
yang ke 40 dari lagu “Stairway To Heaven”,saya masih tetap tidak
menemukan takwil kenapa lagu itu bisa memiliki pesan setan atau iblis.
Led Zeppelin sendiri mungkin sudah
berpuluh puluh kali membantah keterkaitan iblis dalam lirik lagu Stairway To
Heaven ini. Dalam majalah Musicians edisi tahun 1983 Robert Plant
berkomentar seperti ini :” To me it’s very sad, because ‘Stairway to Heaven’
was written with every best intention, and as far as reversing tapes and
putting messages on the end, that’s not my idea of making music.“
Ya sudahlah.Musik rock memang selalu
berselimut misteri………
Single promo vinyl Stairway To
Heaven (1971)
Sumber:
http://dennysakrie63.wordpress.com/2011/11/10/40-tahun-stairway-to-heaven-led-zeppelinsebuah-misteri-rock/
Indahnya Hidup di Zaman mereka!!!
Ngobrol
Blues dengan mbah John Mayall
Bagi anak muda sekarang, nama John
Mayall nyaris tak dikenal. Mereka justeru lebih mengenal John Mayer.Tapi di
Indonesia,terutama ketika rezim orde baru mulai berkuasa, setiap anak muda
merasa terkucilkan jika tak mengenal sosok John Mayall. Begitu populernya musik
dan sosok John Mayall dimata anak muda Indonesia era akhir 60an hingga 70an
hingga muncul istilah John Mayall High School.
Istilah itu ditujukan untuk
sekolah lanjutan atas yang mengizinkan muridnya memelihara rambut gondrong.
Karena ingin berambut gondrong dan
bebas merokok, Supartono Suparto, atau lebih dikenal dengan panggilan Tono
Bigman, akhirnya memutuskan bersekolah di Perguruan Taman Madya, SMA di Blok S,
Jakarta Selatan pada tahun 1970. “Taman Madya lebih dikenal sebagai John Mayall
High School karena muridnya berambut gondrong,” ungkap Tono (58), yang saat itu
telah ngeband bersama grup Bigman Robinson.
John Mayall, pemusik blues Inggris,
dengan rambut tergerai sepunggung, sedang ngetop-ngetopnya di Indonesia,
terutama di Jakarta dan Bandung. Mayall menjadi idola anak muda di kurun
waktu akhir 1960-an hingga awal 1970-an.
Di Bandung pun ada sekolah
John Mayall. “Sekolah itu berada di Jalan Naripan. Murid-muridnya dibolehkan
memelihara rambut gondrong,” ungkap Triawan Munaf (53) yang pernah mendukung
sederet grup rock di Bandung seperti Lizzard,Tripod, Giant Step, dan Gang Of
Harry Roesli.
John Mayall yang kerap dipanggil
Godfather of British Blues kini telah berusia 78 tahun akhirnya manggung juga
di Jakarta 17 Desember 2011 dalam event “Jakarta Blues Festival 2011” di Istora
Senayan Jakarta.Mayall masih tetap gondrong.Tapi rambutnya yang memutih
dikuncir rapi.Semangatnya masih membara.Suaranya pun masih melengking,walau tak
bisa dipungkiri Mayall kadang agak tersengal dan tertatih mendaki nada-nada
yang agak tinggi.
Hampir 1,5 jam John Mayall tampil
energik bersama Oli Brown (gitar elektrik),Greg Rzab (bass) dan Jay Davenport
(drums).Lagu-lagu lama John Mayall yang mengharu biru anak muda Indonesia 60an
dan 70an berkumandang seperti “All Your Love”,” “So Many Roads” ,”Parchman
Farm” hingga “Room to Move”.
John Mayall berhasil menghibur
jemaah blues yang melakukan guyub di Istora Senayan.Sebagian jemaah John Mayall
memang nyaris memutih pula rambutnya ,seperti halnya Mayall.
Jam 11.30 sabtu 17 desember 2011
saya tiba di Istora Senayan untuk melihat persiapan yang dilakukan John Mayall
bersama The Bluesbreakers.Hampir 1,5 jam dihabiskan Mayall melakukan persiapan
cek sound.
Tampaknya John Mayall sosok yang
perfeksionis.Disela-sela preparing konsernya, saya sempat ngobrol ngobrol
dengan John Mayall yang dilahirkan 29 November 1933.
Saat bertemu dengan John Mayall saya
langsung menyodorkan piringan hitam saya John Mayall ,sebuah album kompilasi
saat John Mayall masih didukung Eric Clapton,Peter Green,John McVie,Asley
Dunbar dan Mick Taylor,untuk ditandatangani .Mayall terperangah lalu
tersenyum.Dia lalu mengguratkan spidol hitam tepat di font namanya John Mayal
pada kover album.
John Mayall (JM) :”Ini album
kompilasi era 1967 dan 1969”
Denny Sakrie (DS) :”Bagaimana
bisa merekrut musisi-musisi yang kemudian kelak menjadi ikon musik rock dunia
?”
JM :”Well….saya hanya melihat
kemampuan mereka bermain blues.Mereka berbakat Saya tertarik,lalu mengajak
mereka bergabung ke band saya The Bluesbreakers”.
DS
emusik yang anda ajak di
Bluesbreakers pada akhirnya dikenal lewat band-band terdepan seperti
Cream,Blind Faith,Fleetwood Mac atau juga the Rolling Stones.Anda setuju jika
saya menyebut anda sebagai seorang penemu bakat yang luar biasa ?
JM :Hmmm….saya lebih suka disebut
sebagai band leader saja .
DS : Kenapa pilih musik blues ?
JM : Ayah saya memiliki banyak
piringan hitam blues dan jazz.Saya suka beberapa diantaranya terutama yang
memainkan gitar seperti Leadbelly,Eddie Lang atau Lonnie Johnson.Musik mereka
itu membuat saya mampu menikmatinya berjam jam.
DS :Tapi anda juga terampil meniup
harmonika kan ?
JM :Setelah mendengar album Sonny
Boy Williamson,saya mulai tertarik bermain harmonika.Apalagi harmonika blues
itu sangat ekspresif. Harmonika bisa jadi representasi perasaan saat
meniupnya.
DS : Kenapa anak muda Inggeris di
era 60an sangat terpengaruh dengan blues ?
JM : Well…..boleh jadi karena blues
itu lebih ke persoalan rasa dan ekspresi.Anak muda pasti selalu tertantang
untuk berekspresi sebebas-bebasnya.Dan itu ada dalam musik blues.Blues itu kan
akar dari segala musik yang ada.Jazz dari blues, begitu juga rock berasal
dari blues.
DS : Masih tetap bikin album ?
JM : Yeah….album terakhir saya
“Tough”, dirilis tahun 2009.Malam ini saya akan membawakan dua lagu dari album
itu ,yaitu “ The Sum of Something” dan “Nothing To Do With Love”
DS : Ada berapa album yang telah
anda rilis ?
JM : Mungkin hampir
sekitar 60 album.
DS : Apa album favorit anda ?
JM : Saya suka semua album yang
pernah saya bikin.bagi saya album itu adalah representasi dari apa yang bisa
saya lakukan,dalam musik tentunya.Mulai dari bikin lagu hingga liriknya.
Album adalah semacam catatan harian dari apa yang saya pernah lakukan.
DS : Tahukah anda bahwa di era 70an
musik anda justeru menjadi bagian dari kehidupan anak muda
Indonesia ?
JM : Oh really ? Iya saya dengar
dari beberapa orang disini pun seperti itu.Tapi setahu saya pada era 70an yang
namanya musik blues memang menjadi elemen dari musik rock.Dan ini terjadi
dimana-mana.
Sumber: http://dennysakrie63.wordpress.com/2011/12/19/ngobrol-blues-dengan-mbah-john-mayall/
My Sweet Lord
Sesuatu
dari George Harrison
25 Februari 1969 George Harrison
merayakan hari ulang tahunnya yang ke 26.Saat itu George tengah berada di
studio rekaman Abbey Road Inggeris merekam lagu “Something” karyanya
untuk sesi rekaman album “Abbey Road”. Lagu “Something” yang
menjadi masterpiece George Harrison saat bersama the Beatles ternyata
menghabiskan sekitar 52 take yang terbagi dalam dua sesi rekaman.Pertama
tanggal 26 Februari 1969,lalu sesi kedua pada 2 mei 1969.Finishing lagu
“Something” berlangsung pada 15 Agustus 1969.Lagu yang diugosipkan dibuat untuk
isterinya Pattie Boyd,ternyata meraih sukses luar biasa di seantero jagad.Belakangan,
di tahun 1995 George Harrison membantah bahwa lagu “Something” merupakan
persembahan khusus untuk Pattie Boyd.”Saya menulis lagu Something sebetulnya
untuk menghormati Ray Charles” ungkap George Harrison.
Lagu “Something” adalah hit pertama
The Beatles yang menyeruak dari dominasi pencipta utama lagu-lagu The Beatles
Lennon McCartney.Banyak yang tak menduga bahwa penulis sekaligus penyanyi lagu
tersebut adalah George Harrison.Dalam penampilannya di Las Vegas, Frank Sinatra
yang menyanyikan lagu “Something”,memuji muji lagu romansa ini.”Inilah lagu
asmara terbaik karya Lennon McCartney” ucapnya lugas.Frank tak mengetahui bahwa
lagu Something sebetulnya adalah karya monumental George Harrison. Saking
mencuatnya popularitas dwitunggal John Lennon dan Paul McCartney,pada akhirnya
membuat banyak orang lupa bahwa dalam The Beatles masih ada dua contributor
musik yang tak pantas dipandang sebelah mata yaitu George Harrison dan Ringo
Starr. Karya karya George Harrison dalam the Beatles termasuk sangat diperhitungkan
seperti “Here Comes The Sun”,”While My Guitar Gently Weeps”,”Piggies,”I
,Me,Mine”,”Don’t Bother Me”,”Taxman”,”Love You To”,”I Want To Tell You”,”Within
You Without You”,”Blue Jay Way”,”Long Long”,”Savoy Truffle”,”Only A
Northern Song”,”It’s All Too Much”,”For You Blue”,”Old Brown Shoe” dan “The
Inner Lght”.
Dalam catatan saya,George Harrison
juga termasuk peletak dasar atau cetak biru jati diri musik the Beatles mulai
dari era 1963 hingga 1969.Dalam karya karya awal The Beatles,George Harrison
banyak menyelusupkan teknik permainan gitar ala Chet Atkins atau Carl Perkins
yang bernaunsa country.Ini jugalah sebetulnya salah satu esensi bagaimana The
Beatles mampu menundukkan skena musik di Amerika Serikat yang kerap disebut
barometer musik dunia.
George Harrison banyak melakukan
eksplorasi sekaligus eksperimentasi musik terutama dari departemen gitar dalam
jenjang karya The Beatles.Mulai dari pemaksimlan gitar 12 dawai,sitar dan slide
guitar.Saat melakukan petualangan musik dan spritualisme ke India pada paruh
dasawarsa 60an,George mulai menggembangkan instrument India yang bernuansa
trippy dan imajinatif.
Pada album “Rubber Soul” (The
Beatles,1965) George Harrison mulai memetik sitar pada lagu “Norwegian
Wood”.Termasuk menisik petikan sitar pada lagu “Love You To”
“Dalam album Revolver (The Beatles
1966) , George Harrison yang banyak menyerap musik India melalui pemusik India
Ravi Shankar setelah diperkenalkan oleh David Crosby dari The Byrds , mulai
menyelinapkan aroma musik India lewat penggunaan tabla hingga sitar.Puncaknya
adalah ketika George Harrison menulis lagu “Within You Without You” pada album
“Sgt.Pepper’s Lonely Heart’s Club Band” (1967).Album ini merupakan pencapaian
puncak estetika bermusik dari The Beatles yang tak terbantahkan.Revolusi musik
rock memang bermuasal dari album ini.Saat itu skena music global tengah
berlumur psychedelick rock yang kental.Banyak band yang mulai menyanding
instrument sitar dalam karya-karya psychedlick mereka.
Pengembangan sound gitar George
Harrison pun mulai mencuat saat dia menggabungkan karakter melodi India yang
diadaptasi dari sitar kemudian dimainkan pada dawai gitar elektrik dengan
teknik slide. Sound gitar inilah yang kemudian menjadi signatural George
Harrison dalam bermusik pasca The Beatles,yang dimulai dengan solo karir hingga
membentuk The Travelling Wilburys pada akhir era 1980an bersama Bob Dylan,Roy
Orbison,Tom Petty dan Jeff Lynne.
Karya pertama George Harrison yang
diterbitkan The Beatles adalah “Don’t Bother Me” di tahun 1963 pada album “With
The Beatles” serta “Meet The Beatles”.Karya karya George sebetulnya banyak,tapi
Lennon McCartney tak menggubrisnya.
Di tahun 1969 disaat The Beatles
tengah diambang perpecahan,Paul McCartney pernah berucap ke almarhum John
Lennon :”Hingga tahun ini lagu-lagu kita masih lebih bagus dan unggul dibanding
lagu-lagu George.Tapi kini lagu-lagu George agak lumayanlah.Setidaknya mulai
mendekati lagu-lagu kita”.
Kebanyakan lagu lagu George
dinyanyikan sendiri olehnya.Tapi toh ada juga George menyanyikan lagu The Beatles
yang bukan karyanya semisal “Do You Want To Know A Secret”,”Chains”,
“Roll Over Beethoven”,”Devil In Her Heart”,”I’m Happu Just To Dance With
You”,hingga ”Everybody’s Trying To Be My Baby”.
Sebelum The Beatles membubarkan diri
pada tahun 1970,George sebetulnya telah merintis membuat dua album solo yaitu
“Wonderwall Music” dan “Electronic Sound”.Keduanya merupakan karya musik yang
tekstural.”Wonderwall Music” merupakan music score untuk film “Wonnderwall”.
Tepat The Beatles bubar,George
Harrison merilis album debutnya “All Things Must Pass” yang berbentuk album
triple.Tampaknya Harrison seperti orang yang tak terbendung lagi hasratnya
untuk memuntahkan karya-karyanya yang selalu terganjal saat masih mendukung the
Beatles.Sosok musikal George Harrison memang baru terlihat jelas disaat album
yang didukung banyak pemusik seperti Eric Clapton,Billy Preston,Ringo
Starr,Dave Mason,Gary Wright ini dirilis .
Setahun berselang,George Harrison
menggagas konser amal bertajuk “Concert For Bangladesh” (1971) dengan menggandeng
mentor musiknya Ravi Shankar serta sederet kerabatnya seperti Ringo Starr,Bob
Dylan,Leon Russel,Klaus Voorman dan banyak lagi.Konser yang berlangsung 1
Agustus 1971 di Madison Square Garden New York ini dihadiri sekitar 40
ribu penonton.Konser ini berhasil mengumpulkan pemasukan sekitar $ 243,418,50.
Dari tahun 1968 hingga tahun 2002
George Harrison telah merilis sekitar 15 album solo. Di tahun 2001
George Harrison mengumumkan bahwa tubuhnya telah digerogoti kanker ganas.Pada
tanggal 22 Juli 2001,kondisi George semakin memprihatinkan.Pada November
2001,diberitakan bahwa kesempatan hidup George Harrison tinggal sebulan.Tanggal
29 November 2001 George Harrison menghembuskan nafas terakhir di Hollywood
Hills Los Angeles.Jenazahnya diperabukan di Hollywood Forever Cemetery,dan
abunya disebarkan di Sungai Gangga dalam ritual agama Hindu.Seandainya George
Harrison saat sekarang ini masih hidup, maka dia genap berusia 69 tahun.
Happy birthday, George !
Sumber: http://dennysakrie63.wordpress.com/2012/02/27/sesuatu-dari-george-harrison/
Langganan:
Postingan (Atom)






